Title : RERESIK
Series : PINDHO
Acrylic On Canvas
180 x 120 cm
Miftah Rizaq
Yogyakarta, December 2021
Reresik adalah karya pembuka sekaligus karya utama saya dalam seri PINDHO. Dalam proses kreatif pembuatan karya ini, saya menggunakan sapu lidi sebagai kuas saya.
Reresik secara harfiah berasal dari kata “resik” yang berarti bersih, mendapat imbuhan “re” menjadi “reresik” yang berarti menjadi kata kerja membersihkan.
Tahun yang berat dan mungkin kotor. Sudah hampir berakhir dan berganti, sudah saatnya juga dibersihkan. Agar nanti saat yang baru tiba, semuanya sudah siap dan bersih. Menyelesaikan apa yang harus dituntaskan, menyudahi apa yang memang harus sudah.
Saya membuat sebuah puisi mengenai karya ini yang mungkin dapat teman-teman semua nikmati sambil melihat karya Reresik.
RERESIK
Kakiku kotor, tanganku kotor, begitu pula wajah dan hampir seluruh badanku. Beberapa waktu belakangan ini aku masih sering bergumul di tengah kubangan yang itu-itu saja. Lelah tentunya.
“Aku pengen mentas ben isoh pentas”, mungkin itu yang harusnya ku ucap tiap pagi dari dulu.
Bangun pagi lalu mulai bersyukur atas hal-hal sekecil apapun yang memang sudah sepantasnya disyukuri. Alam adalah kitab yang seharusnya tidak berhenti kita pelajari dan petik ilmunya.
Aku menyapu badanku sendiri dengan sapu lidi meski perih, tapi setidaknya itu akan juga turut merusak banyak hal-hal buruk yang melekat sejak lama. Aku ingin dan akan bersih. Bersih dari hal-hal yang sudah sangat berhasil menyusahkan diriku sendiri.







credit: @kafeinmu
