Biarlah Cinta Itu Tumbuh dan Lestari

Title : BIARLAH CINTA ITU TUMBUH DAN LESTARI

Series : Unseries

Acrylic On Canvas, 80 x 80 cm

Miftah Rizaq

Yogyakarta, September 2021

Biarlah Cinta itu Tumbuh dan Lestari menceritakan tentang sifat mendasar dari cinta. Bahwa cinta adalah segala apa yang telah kita berikan dan tidak dapat kita ambil kembali; seperti waktu, dedikasi dan integritas. Tapi banyak orang melupakan hal ini.

Sangat lucu jika mengingat bahwa terkadang kita terlalu sibuk dan terlalu fokus menolak cinta, kita terlalu sibuk memperbesar perang, terlalu sibuk mengembangkan teknologi untuk saling bunuh dan memperbanyak musuh, sedang kita lupa bahwa alat terkuat adalah senyum dan kata-kata maaf. Bahwa alat terkuat adalah cinta kasih kepada sesama dan kepada alam.

Cinta yang ingin saya ceritakan dalam karya ini bersifat universal. Baik itu cinta kepada diri sendiri, kepada pasangan, keluarga, atau kepada alam dan Gusti Sang Maha Pencipta segalanya.

Jika diibaratkan menanam pohon, kamu dapat menanam dan merawat pohonmu sendiri, berdua, atau bersama dengan banyak orang yang kamu kasihi. Ketika pada akhirnya pohon itu tumbuh dan menjadi rindang, kamu bisa berteduh di bawahnya; dapat kamu persilakan pula orang lain untuk datang dan ikut berteduh di bawahnya.

Kamu tentu harus menjaga pohonmu ketika sudah rindang, sebab akan ada orang-orang yang berusaha untuk menebangnya. Terkadang jika sudah cinta, kita akan memberikan seluruh rasa percaya kita. Tapi di sinilah setidaknya diperlukan upaya kuat untuk menjaga pohon yang telah kita rawat sebagai bentuk dari Self Love.

Sekali lagi; Jika cinta datang, maka biarlah cinta itu tumbuh dan lestari.

Credit: Puan Kukila (@kafeinmu)

Hello, Goodbye!

Tile : HELLO, GOOD BYE!

Series : UNSERIES

Acrylic On Canvas, 100 x 80 cm

Miftah Rizaq Yogyakarta, October 2021

Hello, Goodbye! menceritakan tentang sebuah pertemuan singkat. Pertemuan singkat yang dapat berarti banyak hal. Bagi saya pribadi, Saya menyadari dengan penuh bahwa semua hal bergerak dengan dinamis, sebab itulah segala macam pertemuan telah menjadi satu paket dengan perpisahan.

Saya tidak ingin naif dan mengatakan bahwa meskipun saya mengalami pertemuan yang singkat, namun sangat berkesan; Tidak. Tapi saya menyadari bahwa saya memiliki kenangan yang cukup baik dari pertemuan singkat ini, dan saya menghargainya.

Benar jika terdapat hal-hal yang datang dan pergi silih berganti. Saya percaya bahwa setiap hal yang datang akan meninggalkan sesuatu yang berarti meski telah pergi.

Credit: Puan Kukila

Nirdrama

Title : NIRDRAMA
Series : LIAR ANGKASA
Mix Media On Canvas 80 x 80 cm
Miftah Rizaq, August 2021

Nirdrama diambil dari gabungan bahasa sansekerta dan yunani. Nir- (sansekerta) memiliki arti bukan atau tidak ada, sedangkan Drama (yunani) berarti pementasan yang menggambarkan kehidupan.

Secara filosofis, melalui karya ini saya ingin menceritakan bahwa segala yang terjadi dalam hidup kita telah ditentukan oleh Gusti Sang Maha Mengatur Hidup. Ia adalah sutradara terbaik di alam semesta, sedang kita adalah pemeran terbaik yang memang layak untuk memainkan peran kita dalam film kehidupan kita sendiri.

Tak ada perjalanan hidup yang tidak diatur oleh Gusti, sebab itulah kita layak dan mampu untuk melalui semua cerita kehidupan kita.

Asha Varsha

Title : Asha Varsha

Series : LITANI

Acrylic on Canvas 90 x 90 cm

Miftah Rizaq Yogyakarta, September 2021

Asha Varsha masuk ke dalam seri saya yang berjudul Litani. Secara etimologis, Litani berarti do’a-do’a baik yang diucapkan secara bersama-sama dan bersautan. Melalui lahirnya karya-karya dalam seri ini, saya ingin menceritakan tentang kekuatan do’a-do’a baik yang senantiasa saya rapalkan kepada Gusti sang Maha Pendengar.

Asha Varsha sendiri berasal dari bahasa Kawi yang artinya meminta atau memohon hujan. Karya ini terinspirasi dari para petani yang kerap merapalkan do’a do’a untuk meminta turunnya hujan pada musim kemarau.

Beberapa waktu lalu, Jogja juga tak kunjung disambangi hujan. Oleh karenanya, kerinduan saya dengan hujan saya tuangkan ke dalam karya ini.

Sebab hujan adalah sumber penghidupan bumi dan hujan menghidupkan apa-apa yang hampir mati.

Litani

Title : LITANI
Series : LITANI
Acrylic on Canvas 80 x 60 cm
Miftah Rizaq Yogyakarta, September 2021

Secara etimologis, Litani berarti do’a-do’a baik yang diucapkan secara bersama-sama dan bersautan. Melalui lahirnya karya ini, saya ingin menceritakan tentang kekuatan do’a-do’a baik yang senantiasa saya rapalkan kepada Gusti sang Maha Pendengar.

Saya selalu percaya bahwa do’a-do’a baik memiliki kekuatan yang sangat besar dalam kehidupan.

Sebab setiap kali kau mendapat keberuntungan, bisa saja itu adalah salah satu do’a baik yang terkabulkan dari mereka yang menyayangimu.

-Miftah Rizaq, 2021

Sudah

Miftah Rizaq acrylic abstract painting. Title : Sudah
Series: Unseries
Sudah – Litani
Miftah Rizaq, September 2021

Title : SUDAH
Series : LITANI
Acrylic On Canvas 60 x 60 cm
Miftah Rizaq Yogyakarta, September 2021

Karya Sudah hadir dan lahir sebagai media katarsis saya untuk melepaskan perasaan kecewa saya terhadap sesuatu yang berjalan dengan tidak semestinya.

Ibarat kertas yang telah tergulung dan remuk dalam genggaman, kertas itu tidak akan kembali seperti semula. Begitu pula rasa kepercayaan yang telah kita berikan. Kita dapat memaafkan tapi tidak untuk melupakan.

Sudah, saya memilih untuk menyudahi kekecewaan sebab hidup akan tetap berjalan dengan semestinya.

Design a site like this with WordPress.com
Get started