GALAKSI MASUK ANGIN

Ya matimu itu pasti!
Ya matimu itu karena kebiasaanmu sendiri! Sudah dibilang kalau malam itu tubuhmu harus beristirahat kok malah kamu buat kerja, ya cepat lelah dia!

Tapi tenang, kamu bukan satu-satunya manusia yang masuk angin di Galaksi ini. Angin memang betul banyak masuk ke tubuh-tubuh pejuang. Ada yang masuk ke dada, ada yang masuk ke otak, ada juga yang masuk ke selangkangannya. Bahkan, ada yang masuk ke hatinya sampai hatinya hanya berisi angin!

Besok kalau kamu mati, galaksi ini juga akan ikut mati karena akhirnya tempat ini akan sangat penuh dengan angin.

Sudah, besok kuceritakan lagi.

Title : GALAKSI MASUK ANGIN
Acrylic on Canvas
60 x 80 cm
Miftah Rizaq
Yogyakarta, July 2020

DO’A PENAMBAL LUKA

“Kemenangan tidak datang pada mereka yang hanya duduk-duduk dan berbicara kosong.

Kemenangan datang kepada mereka yang berpikir hingga suara-suara kebingungan itu memekik tinggi sekali hingga menembus jalan keluar.
Kemenangan datang kepada mereka yang berkeringat hingga berdarah sampai darahnya kering kembali dan menjadi saksi hidup betapa perjuangan memang bukan hal mudah yang dianugerahkan kepada mereka yang tak layak.

Mari berjuang, dan menang.”

Title : DO’A PENAMBAL LUKA
Acrylic on Melamine Board
43 x 28cm
Miftah Rizaq
Yogyakarta, Oktober 2020

SUARA

Hai para wakil kami yang disana!
Masih ingat kami? Ya, kami yang dulu suaranya kalian minta sambil kalian tukar dengan segepok janji manis. “Jika nanti terpilih, saya akan blablablabla..”, masih ingat?

Hei, ini kami. Sekarang kami hanya ingin bertemu, karena sempat ada keputusan kalian yang menurut kami agak sedikit sumbang. Kami ingin bersuara sebentar saja.

Hei, kenapa pintunya tidak dibuka? Kenapa kalian tidak ada?
Kenapa malah Polisi yang kalian minta menemui kami?
Kemana kalian? Hei, kami tidak mau dibenturkan dengan saudara-saudara kami yang bertugas ini!

Sudahlah, anggap saja kami masih percaya padamu.
Dari kami, pemilik suara yang dulu kalian keruk lalu sekarang kalian bungkam.

Title : SUARA
Mix Media on Canvas
60 x 40 cm
Miftah Rizaq
Yogyakarta, July 2020

Design a site like this with WordPress.com
Get started