CERMIN

“Kamu siapa?”, tanyaku kepada dia yang kulihat di sisi lain cermin ini. “Aku adalah kamu”, jawabnya santai. “Ah? kita memang mirip, tapi kenapa sepertinya aku masih saja tidak mengenalmu?”, tanyaku lagi dengan sedikit meninggikan suara, “Oh, itu karena teerlalu sering menoleh dan berceloteh pada orang lain yang juga sedang bercermin, sampai-sampai kau lupa seperti apaContinue reading “CERMIN”

TINGGI SEKALI

Diletakkan di sana, jauh sekali.Sampai sesekali ketika kita ingin melompat mengambilnya, kita kerap kali jatuh dengan kepala terlebih dahulu. Diletakkan di sana, tinggi sekali.Sampai sesekali ketika kita ingin berlari mengejarnya, kita sering sekali patah dan sakit. Diletakkan di sana, ya betul, ekspektasi. Title : TINGGI SEKALIAcrylic on Canvas50 x 50 cmMiftah RizaqYogyakarta, December 2020

Design a site like this with WordPress.com
Get started