ENOUGH

Tentang sebuah doa dari hati yang lelah, ditulis dalam bahasa kejujuran yang masih berani berharap.

Telah ku tempuh jalan sejauh doa,
dengan luka yang mulai jinak di dada.
tak lagi ingin menang
cukup ingin tenang.

Dan jika esok belum terang,
biarlah malam ini jadi tempatku pulang.

Published by Miftah Rizaq

Karya, Karsa, Rasa, Cipta, dan Cinta

Leave a comment

Design a site like this with WordPress.com
Get started