Di tengah riuh suara palsu,
ada satu bisikan yang menolak diam.
Ia pecah jadi teriakan,
menembus tembok, merobek langit.
Nurani,
tak lagi lirih,
Ia berdiri lantang,
menjadi palagan terkahir manusia.

Di tengah riuh suara palsu,
ada satu bisikan yang menolak diam.
Ia pecah jadi teriakan,
menembus tembok, merobek langit.
Nurani,
tak lagi lirih,
Ia berdiri lantang,
menjadi palagan terkahir manusia.

Karya, Karsa, Rasa, Cipta, dan Cinta View more posts