PERIH IBU, RETAK ANAK

Di tubuh ibu pertiwi, luka tak pernah hilang.
Anak-anaknya yang retak karena dibenturkan keadaan
hanya menambah perih sang ibu.
Karya ini adalah potret duka, tapi juga harapan agar luka yang sama tak terus diwariskan.

Air mata bumi berpadu dengan bara langit, menyuarakankeresehan yang tak bisa lagi disembunyikan. inilah wajah ibu Pertiwi hari ini Kembali menangis dalam diam, sementara amarah dan keserakahan membakar di atasnya.

Published by Miftah Rizaq

Karya, Karsa, Rasa, Cipta, dan Cinta

Leave a comment

Design a site like this with WordPress.com
Get started