SALAM LESTARI

Di antara rindang yang tak diam,
perahu kertas melaju pelan.
warna-warni itu bukan pelarian,
melainkan pesan yang dititipkan.

Tak semua harus kembali.
Ada yang cukup hadir,
lalu abadi
sebagai salam yang lestari.

Published by Miftah Rizaq

Karya, Karsa, Rasa, Cipta, dan Cinta

Leave a comment

Design a site like this with WordPress.com
Get started