Merajut Badai
_____________
Hembus demi hembus, merangkak masuk ke sela-sela bara yang bertahan menyala, ia menumbuhkannya dengan suara-suara bernada serupa do’a.
Tangannya menuntun dagunya sendiri untuk tetap tegak terangkat, karena kemenangan tidak ada di bawah sana.
Persis seperti saat aku menemukan diriku sendiri di bawah tumpukan semangat-semangat yang patah. Kurajut sendiri badai-badai yang nantinya akan kunaiki untuk berlabuh entah di mana ujungnya.
Seperti apapun itu, aku siap!
Title : MERAJUT BADAI
Series : ODE
Acrylic On Canvas
80 x 60 cm
Miftah Rizaq
Yogyakarta, June 2023

