Dalam pameran #UlangTahunTerakhir kemarin, ada keresahan yang saya ingin tuangkan. Bagaimana kita semua menjadi aneh dan penuh delusi. Ketakutan yang berlebihan serta propaganda liar tidak terarah akhirnya berimbas pada banyak hal.
Saya pribadi percaya, kita tetap akan mati dengan atau tidak adanya virus ini. Yang lebih bisa membunuh kita bukalah virus, namun rasa malas dan rasa takut.
Kenapa kami berjalan kaki? Sederhana. Jika pandemi boleh terus berjalan, kenapa seni rupa harus diam di tempat?
Kenapa pamerannya mendadak? Karena pandemi sialan ini juga tidak memberi kesempatan pada kita untuk bersiap. Selamat ulang tahun yang terakhir, pandemi. Semoga tidak perlu lagi ada ulang tahun berikutnya untukmu!
Title : Pandemi Delusi
Seri : Ulang Tahun Terakhir
Acrylic on Canvas
100 x 100 cm
Miftah Rizaq
Yogyakarta, Maret 2021

