NRIMO ING PANDUM

Sore hari ia kembali tertabrak sinar Sang Matahari yang mulai berpamitan menuju sisi dunia yang lain. Terpancarkan lelah, kehilangan, dan rindu yang dibalut indah dalam kata ikhlas.

Ya, bagaimanapun, selama memang semuanya masih berjalan sebagaimana mestinya, hidup akan selalu menghadirkan hal-hal barunyang tentu akan terus ada. Seperti ombak yang tidak pernah ingkar untuk bergelombang menyapa pantai.

Harusnya kita mencintai hidup dan pilihan-pilihan yang bahkan mungkin sempat kita sesali.

Title : NRIMO ING PANDUM
Seri : SELATAN
Acrylic on Canvas
80 X 40 cm
Miftah Rizaq
Yogyakarta, November 2020

Published by Miftah Rizaq

Karya, Karsa, Rasa, Cipta, dan Cinta

Leave a comment

Design a site like this with WordPress.com
Get started