Dihadapan-Mu
Aku tak mebawa apa-apa.
Hanya langkah yang tersesat,
dan hati yang selalu lupa pulang.
Maka aku berdiri diam,
bukan karena merasa pantas,
melainkan karena berharap
kasih-Mu lebih luas dari segala kurangku.

Dihadapan-Mu
Aku tak mebawa apa-apa.
Hanya langkah yang tersesat,
dan hati yang selalu lupa pulang.
Maka aku berdiri diam,
bukan karena merasa pantas,
melainkan karena berharap
kasih-Mu lebih luas dari segala kurangku.

Karya, Karsa, Rasa, Cipta, dan Cinta View more posts