SEORANG LELAKI PENDOSA YANG BODOH

Lagi dan lagi!Langkahnya berjalan ke arah yang salah. Harusnya ia bisa berhenti, memutar balik badannya atau setidaknya dia di tempat dimana ia berada saat itu. Tapi tidak, ya betul, lelaki pendosa itu malah lebih memilih menceburkan dirinya ke dalam hitam pekat sesak senyap. Ia payah sekali untuk urusan mengenali dirinya sendiri. Berkali-kali Sang Maha AgungContinue reading “SEORANG LELAKI PENDOSA YANG BODOH”

TERIMA KASIH BAHAGIA

Yang sudah lama tak bersua, jadi bisa kembali duduk bersama lalu tertawa.Yang sebelumnya menyimpan bara di balik kantong dadanya, jadi bisa memeluk hingga lebur mencair seperti lelehan air mata haru lainnya. Banyak, banyak sekali makna yang ada dalam kata “terima kasih”.tentang menerima, tentang kasih, tentang memberi, tentang merawat, menjaga, dan tentang tetap saling tidak berpaling.Continue reading “TERIMA KASIH BAHAGIA”

SEMANGAT PAGI

Mataharinya sudah terbit, sebentar lagi ia akan lebih tinggi dari ujung mata. Lekas bangun dan mencuci muka.Wajah baru hari ini harus jauh lebih ceria dari keceriaan sebelumnya. Begitupun dengan semangatnya, harus lebih bergairah dari semangat sebelumnya. Do’a-do’a baiknya dilantunkan beriringan bersama suara ayam jantan yang bertengger gagah di atas pagar rumah sebelah sana. Setiap hariContinue reading “SEMANGAT PAGI”

SPILL THE TEA

Dosamu diumbar, tapi bukan olehmu.Bobrokmu digelar, hingga malu menutupi seluruh wajahmu. Benar atau salah, nanti saja.Sekedar mencari perhatian atau ingin mendramatisasi suasana agar berujung pada simpati-simpati semu. Namamu memang tidak disebutkan di awal cerita, namun begitu banyak yang butuh sosok, kau muncul dengan sangat berhasil sebagai yang mereka benci dan nanti. Entah darah atau nanahContinue reading “SPILL THE TEA”

Design a site like this with WordPress.com
Get started