Di ujung sayup aku mendengar teriakan
yang mungkin berasal dari kehilangan.
lirihnya parau membersamai risau.
Mungkin terlalu jauh untuk kujangkau
tapi getirnya terasa sangat kacau.
Bertahanlah, Suara!
Aku dan ketidaktahuanku akan menemukanmu!
Tunggu reda sebentar lagi.
Bertahanlah, suara!

