Bayang mu berjalan tanpa tubuh,
sementara kenangan menjelma burung
yang mencabuti sunyi dari dadaku.
Gelas di meja tumbuh kaki
dan lari ke gelap, mencari arti sendiri.
Aku pun melangkah,
meski tanah sering berubah menjadi laut
di bawah ingatanku.

Bayang mu berjalan tanpa tubuh,
sementara kenangan menjelma burung
yang mencabuti sunyi dari dadaku.
Gelas di meja tumbuh kaki
dan lari ke gelap, mencari arti sendiri.
Aku pun melangkah,
meski tanah sering berubah menjadi laut
di bawah ingatanku.

Karya, Karsa, Rasa, Cipta, dan Cinta View more posts