Dibalik tombol-tombol sunyiada doa yang tak terbacamengetuk garis waktu,menyapa ruang yang tak kasat mata. Mungkin sudah waktunya mukjizat menjawab dengan nada panggildari dalam jiwa.
Category Archives: Artwork
JANGAN DIAM, LAWAN!
Kata mereka, “Sudahlah, buat yang indah-indah saja!” Memangnya apa yang lebih indah dari perlawanan atas penindasan dan kesewenang-wenangan? Jangan diam, lawan!
NO JUSTICE, NO PEACE
Hitam menelan kata,disudut kecil tertulis justice,rapuh, seakan jauh dari genggaman. Luka merah muda menyala,harap hijau bertahan,tapi di dasar kanvassatu teriakan membeku PEACE Tanpa keadilan,ia hanya bayangan,hanya gema yang tak pernah sampai.
KABAR DARI UJUNG RIUNG
Di ufuk merah, langit menjerit,ombak bangkit, menggedor sunyi. Ada suara yang riung,terhimpun diujung gelombang,menyatu jadi gelegar,menyeret kabar ke palagan. inilah pesan laut tak ada yang abadi menahan arus,tak ada istana kukuh dari pasir. Segala yang congkakakan runtuh dihempas riuh,sebab rakyat adalah samudera,dan samudera tak pernah bisa dibungkam.
IBU
Kain lawas ini adalah pengikat rasa,mesin pemutar ingatan akan rasa hangat dan dekat penuh cinta. sejatinya yang harus kita tolak adalah lupa,pada ibu.ibu yang membawa kita hingga lahir, dan ibu yang menerima kita saat semua berakhir. Kandung atau pertiwi,Keduanya punya arti dan perjuangan sejati.Yang harus dijaga dengan juang, wajib dibanggakan dalamkenang, dan dihidupkan dalam setiapContinue reading “IBU”
LANTANG NURANI
Di tengah riuh suara palsu,ada satu bisikan yang menolak diam.Ia pecah jadi teriakan,menembus tembok, merobek langit. Nurani,tak lagi lirih,Ia berdiri lantang,menjadi palagan terkahir manusia.
SEBUAH LANGKAH UNTUK MENGUSIR KALAH, MENGUBUR LELAH, DAN MENOLAK HASRAT MENYERAH II
Rapuh bukan alasan berhenti.setiap luka bisa melahirkan daya,setiap lelah dikubur oleh keberanian melangkah lagi. menolak kalah bukan soal menang,tapi berani hadirmeski hati retakmeski dunia berisik.
GEGAP GEMPITA RUPA WAKTU
Hitam beradu,Merah memburu,Putih menyatu,Palagan menderu!
IMPORTANT
Keluarga tidak selalu utuh, kadang penuh keluh dan keruh.Namun justru dalam jarak itu, kita belajar arti pulang.yang penting bukan kesempurnaan, melainkan kedekatan yang tak tergantikan.ini sekaligus pengingat bahwa entah mengapa, inti hidup selaluberporos pada rumah.
MINIMALISME
Dalam lengan warna,sunyi justru bersuara.kurangi, lalu temukan,betapa penuh itu yang sederhana.
