Berdiri di tepi kenyataan bahwamimpi berkelindan dalam warna,ilusi menyalakan bayangan.di antara jatuh dan terbang,hidup mencari seimbang.
Category Archives: Artwork
RAHAYU ING SASMITA
Pada tanda yang samar berpendar,ada bisik angin yang tak pernah bohong,ada cahaya lembut yang menuntun langkah,dan jiwa perlahan belajar membaca. Setiap isyarat bukan sekadar tanda,melainkan jembatan menuju rasa,tempat rahayu bersemayam sunyi,menyulam tenteram dalam dada. Di balik sasmita yang hening,tersembunyi berkah tak terucap,seolah semesta berujar pelan,“Di sinilah keselematanmudi sinilah cintamu pulang.”
EKSISTENSI
Aku berdiri di antara waktu,menyisakan jejak pada sunyi.Tak perlu ramai untuk nyata,cukup tegak dalam diri.
PERIH IBU, RETAK ANAK
Di tubuh ibu pertiwi, luka tak pernah hilang.Anak-anaknya yang retak karena dibenturkan keadaanhanya menambah perih sang ibu.Karya ini adalah potret duka, tapi juga harapan agar luka yang sama tak terus diwariskan. Air mata bumi berpadu dengan bara langit, menyuarakankeresehan yang tak bisa lagi disembunyikan. inilah wajah ibu Pertiwi hari ini Kembali menangis dalam diam, sementaraContinue reading “PERIH IBU, RETAK ANAK”
BERJALAN BERSAMA ANGIN
Langkah tak berpijak,namun rasa menuntun arah. Angin jadi penopang,membawa jiwa melayang,Menemukan seimbangdi antara bumi dan langit terbuka.
TANAH AIR
Merah adalah keberanianPutih adalah jiwa yang disucikanDi garis berliku keduanya hidup mencari seimbang Tanah Air kau bukan sekedar warna kau denyut dalam dadaantara luka dan doaantara darah dan cahaya.
LUKA DALAM TANDA TANYA
Warna merah menganga sebagai penanda luka, Hijau hadirsebagai sisa harapan yang enggan padam. Di dalamnyaterselip sebuah pertanyaan: kepada siapa suara harusditujukan ketika pelindung berubah menjadi ancaman? Karya ini lahir dari protes, cinta, sekaligus solidaritas. lukatidak selalu punya jawaban, tapi tanda tanya itulah yangmenjaga kita untuk tetap sadar, tetap bersuara, dan tetap perduli.
YANG AKAN TERUS TUMBUH
Sebab khawatir bukanlah akhir, menyerah tidak pernah menjadi jalan pasrah, dan mati bukanlah tanda henti. Aku bangga menjadi bagian dari biji-biji bunga yang ditabur di sekeliling tembok oleh semangat-semangat seperti wiji. Panjang umur untuk siapapun yang memperjuangkan hak hidupnya!
KALA HUJAN
Di derasnya langit yang runtuh,air menimpa, menyapu resah.namun nyala kecil tetap tegak,menjaga seimbang hidup yang basah.
MENJELMA MERAH
Di atas langit, bulan menjelma merah,sepeti luka yang menyala,atau bunga yang mekar di gelap malam. Seorang diri di hamparan air,jiwa berlayar mencari seimbang,antara terang nya hidup dan bayang-bayangnya. gerhana semesta, gerhana rasa,mengajarkan bahwa gelappun hanya jeda sebelum cahaya pulang.
