DO’A PEMBUKA

Sebelum kata menjadi suara,aku duduk dihadapan-mu sebagai hening .tak membawa apa-apa selain niat yang sering goyah. Seekor buruh hitam berjaga di batas antar tahu dan pasrah,sementara tanda-tanda dunia berlalu seperti kertas di udara. Doa ini bukan permintaan,melainkan penyerahan arah.agar langkah pertamatak tersesat oleh aku,dan setiap lantun kembali kepada-Musebagai pulang yang sebenar.

DALAM TENANG

Karya ini saya buat dengan membiarkan tubuh dan rasa bergerak tanpa dorongan untuk menjelaskan apa pun. Lapisan biru saya biarkan bertemu, bertabrakan, lalu menemukan ritmenya sendiri. Emas hadir bukan sebagai hiasan, melainkan sebagai penanda momen ketika batin terasa terang.Bagi saya, tenang bukan keadaan kosong. Ia adalah ruang tempat semua gelombang diterima tanpa perlu ditolak. DalamContinue reading “DALAM TENANG”

TEDUH

Di tengah gerak warna yang saling bersahutan, saya belajar bahwa ketenangan bukanlah ketiadaan gelombang, melainkan kesediaan untuk berserah. Emas dan biru bertemu seperti langit dan bumi yang saling merengkuh dalam batin.Saya percaya, teduh adalah ruang ketika hati berhenti melawan, lalu perlahan memahami bahwa tidak semua harus dikendalikan. Sebab sering kali, damai hadir saat saya mengizinkanContinue reading “TEDUH”

SEGALA YANG TERJADI

Tidak semua yg hadir bisa saya mengerti saat itu juga. Sebagian datang sebagai riuh, retak, dan sebagai warna yang belum menemukan bentuknya.Dalam karya ini saya belajar untuk tidak selalu mengendalikan, tetapi menerima.Perlahan saya memahami bahwa raharja bukan tentang hidup tanpa gelombang, namun tentang hati yg lapang terhadap segalanya. Karena seringkali, ketenangan lahir dari kesediaan untukContinue reading “SEGALA YANG TERJADI”

BERLAPIS

Di antara warna yang saling tindih, saya belajar menerima bahwa hidup tidak pernah tunggal.Ada marah yang mengendap, ada rindu yang berdiam, ada doa yang terus bergetar pelan.Raharja bukan tentang menghapus luka,melainkan berdamai dengan seluruh lapisan diri, dan tetap memilih utuh. Akrilik Pada Kanvas100 x 200 cmRaharja SeriesYogyakarta, Januari 2026

Design a site like this with WordPress.com
Get started