Keyakinan

Itu bukan hanya batu yang diam. Dalam benakku, ia berputar kencang, melampaui hukum fisika, menjelma poros semesta yang memutar waktu dan takdir. Perahu kertas itu adalah pikiranku yang mengeja keajaiban, tak mampu menyamai kecepatannya, hanya bisa diam dan menerima.Begitulah aku melihat hidup. Tuhan yang Maha Mengatur, dan aku yang belajar percaya. Karena keyakinan bukan soalContinue reading “Keyakinan”

Sampai Juga Di Sini

Sampai juga aku di sini,dengan tubuh penuh coretan,dan warna yang tak selalu cocokdengan dunia. Aku perahu kertasyang tahu betul akan lebur,tapi tetap memilihmengapung di senja terakhir. Batu-batu tak kuhindari,matahari tak kupuja.Aku cuma ingin hadir,meski sebentar,di tengah segala yang nyaris kering. Mukadimah – Miftah Rizaq

TARUNG!

Karya-karya terbaru oleh Miftah Rizaq Dalam mini seri bertajuk TARUNG!, Miftah Rizaq menghadirkan sepuluh karya lukisan yang mengangkat tema pertarungan bukan semata sebagai kekerasan, melainkan sebagai metafora atas semangat hidup, kegigihan, dan keindahan perjuangan. Berbeda dari pendekatan abstrak yang ia eksplorasi dalam seri-seri sebelumnya, pada TARUNG! Rizaq memilih jalur realis ekspresionisme: memadukan bentuk figuratif yangContinue reading “TARUNG!”

TUMITAH

Di tepi ombak, karya ini lahir tanpa nama, tanpa tujuan selain rawuh. Ia bukan bagian seri manapun, bukan pula rangkaian, ia tumitah. Seperti manembah tanpa suara, menyatu dengan pasir, angin, dan rasa. Lir tanpa bentuk, namun ngemban makna. Title : TUMITAHSeries : –Mix Media On Canvas80 x 60 cmMiftah RizaqGunung Kidul, Juni 2025

HADIR

Lukisan ini lahir setelah saya duduk cukup lama di tepi Pantai.Menghirup angin, mendengar ombak, menyaksikan buih dan burung-burung yang melintas.Semua terasa hidup. Semua mengajak untuk benar-benar hadir. Saya berdiri di hadapan kanvas tanpa rencana, tanpa keraguan.Hanya tubuh, warna, dan rasa yang ingin jujur.Karena hidup tak selalu harus dimengerti, cukup dirasakan, dihayati, dan dihadiri. Title :Continue reading “HADIR”

Harmoni dalam PERAYAAN

Saya melanjutkan proses melukis di kebun kecil sebelah rumah dengan tubuh terbuka pada udara pagi, kaki menyentuh tanah, dan gending Jawa yang mengalun pelan di kejauhan. Dupa mengepul, langit teduh, dan suara-suara alam menyatu dalam irama yang tidak saya atur, tapi saya ikuti. Di atas kanvas, saya tidak sedang memaksakan bentuk.Saya mendengarkan gerak tangan, mengikutiContinue reading “Harmoni dalam PERAYAAN”

Konstelasi Do’a

Di antara gelap malam dan diam langit, kita mengenali keberadaan bintang-bintang—cahaya kecil yang memberi arah, harapan, dan kadang hanya sekadar kehadiran. Konstelasi Do’a adalah upaya saya dalam merangkai cahaya-cahaya itu: pengalaman, ledakan harapan, dan monolog–dialog spiritual yang selama ini tumbuh dalam diri. Konstelasi Do’a adalah peta rasa yang tak hendak menuntun, tapi mengajak merenung. DiContinue reading “Konstelasi Do’a”

Design a site like this with WordPress.com
Get started